Monday, May 29, 2017

Jatah Sperma


Aku berstatus sebagai mahasiswi PTS Bandung, dimana aku ingin bercerita saat aku masih kelas 1 SMA kisah seksu terjadi bersama dengan adik kandung sendiri, aku memliki hasrat yang tinggi karena jika melihat penis laki laki lain selalu horny, terutama adiku yang sebagai pelampiasanku dirumah, aku anak pertama dari 3 saudara adikku laki laki terpaut umur 1 tahun sedangkan adikku cewek yang bungsu terpaut 9 tahun.

Waktu kecil, Aku sering mandi bersama bersama adik aku, tetapi sejak dia masuk Sekolah Dasar, kami tidak pernah mandi bersama lagi. Walaupun begitu, Aku masih ingat betapa kecil dan keriputnya kontol adik aku.
Sejak saat itu, Aku tidak pernah melihat lagi kontol adik aku. Sampai suatu hari, Aku sedang asyik telpon dengan teman cewekku. Aku telpon berjam-jam, kadang tawa keluar dari mulutku, kadang kami serius bicara tentang sesuatu, sampai akhirnya Aku rasakan kandung kemihku penuh sekali dan Aku kebelet pengen pipis. Benar-benar kebelet pipis sudah di ujung lah.
Cepat-cepat kuletakkan gagang telpon tanpa permisi dulu sama temanku. Aku berlari menuju ke toilet terdekat. Ketika kudorong ternyata sedang dikunci.
hallow..! Siapa di dalam buka dong..! Udah nggak tahan..! Aku berteriak sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi
Iyaaaaaaa..! Wait..! ternyata adikku yang di dalam. Terdengar suaranya dari dalam.
Nggak bisa nunggu..! Cepetan..! kata Aku memaksa. cerita sex sedarah 2017
aduhhhhhhhh….. Aku benar-benar sudah tidak kuat menahan ingin pipis.
kreottttttt..! terbuka sedikit pintu toilet, kepala adikku muncul dari celahnya.
Ada apa sih kak? katanya.
Tanpa menjawab pertanyaannya, Aku langsung nyerobot ke dalam karena sudah tidak tahan. Langsung Aku jongkok, menaikkan rokku dan membuka celana dalamku.
criitttttt keluar air seni dari vagina Aku.
Kulihat adikku yang berdiri di depanku, badannya masih telanjang bulat.
Yeahhhhh..! Sopan dikit napa kak? teriaknya sambil melotot tetap berdiri di depanku.
Waitttt..! Udah nggak kuat nih, kata Aku.
Sebenarnya Aku tidak mau menurunkan pandangan mata Aku ke bawah. Tetapi sialnya, turun juga dan akhirnya kelihatan deh kontolnya si adik aku.
hahahahah.. Masih keriput kayak dulu, cuma sekarang agak gede dikit kataku dalam hati.
Aku takut tertangkap basah melihat kontolnya, cepat-cepat kunaikkan lagi mata Aku melihat ke matanya. Eh, ternyata dia sudah tidak melihat ke mata Aku lagi. Sialan..! Dia lihat vagina Aku yang lagi mekar sedang pipis.
Cepat-cepat kutekan sekuat tenaga otot di vagina Aku biar cepat selesai pipisnya. Tidak sengaja, kelihatan lagi kontolnya yang masih belum disunat itu. Sekarang kontolnya kok pelan-pelan semakin gemuk. Makin naik sedikit demi sedikit, tapi masih kelihatan lemas dengan kulupnya masih menutupi helm kontolnya.
Sialan nih adikku. Malah ngeliatin lagi, mana belum habis nih air kencing..! Aku bersungut dalam hati.
o0oooo.. Kayak gitu ya Kak..? katanya sambil tetap melihat ke vagina Aku.
Eh kurang ajar Lu ya dik! langsung saja Aku berdiri mengambil gayung dan kulemparkan ke kepalanya.
Kletokkkk..! kepala adikku memang kena pukul, tetapi hasilnya air kencingku kemana-mana, mengenai rok dan celana dalamku.
Ya… basah deh rok kakak… kata Aku melihat ke rok dan celana dalamku.
Syukurin..! Makanya jangan masuk seenaknya..! katanya sambil mengambil gayung dari tanganku.
Mandi lagi ahh..! lanjutnya sambil menyiduk air dan menyiram badannya. cerita sex sedarah 2017
Terus dia mengambil sabun dan mengusap sabun itu ke badannya.
Waduh.., sialan nih adik aku! sungutku dalam hati.
Waktu itu Aku bingung mau gimana nih. Mau keluar, tapi Aku jijik pake rok dan celana dalam yang basah itu. Akhirnya kuputuskan untuk buka celana dalam dan rokku, lalu pinjam handuk adikku dulu. Setelah salin, baru kukembalikan handuknya.
Udah.., pake aja handuk Aku kak! kata adikku.
Sepertinya dia mengetahui kebingunganku. Kelihatan kontolnya mengkerut lagi.
Jadi lucu lagi gitu..! Hihihi..! dalam hatiku.
Aku lalu membuka celana dalam aku yang warnanya merah muda, lalu dilanjutkan dengan membuka rok. Kelihatan lagi deh vagina Aku. Aku takut adikku melihatku dalam keadan seperti itu. Jadi kulihat adik aku. Eh sialan, dia memang memperhatikan Aku yang tanpa celana.
kakak Vagina tu emang gemuk kayak gitu ya..? kakakaka..! katanya sambil nyengir.
Sialan, dia menghina vagina Aku, Daripada culun kayak punya lhoo..! kata Aku sambil memukul bahu adik aku.
Eh tiba-tiba dia berkelit, wakzzzzzz..! katanya.
Karena Aku memukul dengan sekuat tenaga, akhirnya Aku terpeleset. Punggungku jatuh ke tubuhnya. Kena deh pantatku ke kontolnya.
Iiihhh.., rasanya geli banget..! cepat-cepat kutarik tubuhku sambil bersungut, Huh..! kakak sih..!
kak.. kata Kakak tadi culun, kalau kayak gini culun nggak..? katanya mengacuhkan omonganku sambil menunjuk ke kontolnya.
Kulihat kontolnya mulai lagi seperti tadi, pelan-pelan semakin gemuk, makin tegak ke arah depan.
Ya.. gitu doang..! Masih kayak anak SD ya..? kata Aku mengejek dia. cerita sex sedarah 2017
Padahal Aku kaget juga, ukurannya bisa bertambah begitu jauh. Ingin juga sih tahu sampai dimana bertambahnya. Iseng Aku tanya, Gedein lagi bisa nggak..? kata Aku sambil mencibir.
Bisa..! Tapi kakak harus bantu dikit dong..! katanya lagi.
Megangin ya..? Wisssss.., ya nggak mau lah..! kataku.
Bukan..! kakak taruh ludah aja di atas kontolku..! jawabnya.
Karena penasaran ingin melihat kontol cowok kalau lagi penuh, kucoba ikuti perkataan dia.
Gitu doang kan..? Mau kakak ngeludahin Kamu mah. Dari dulu Kakak pengen ngeludahin Kamu” ujarku
cerita ml sedarah 2017. Sialan nih adikku, Aku dikerjain. Kudekatkan kepal Aku ke arah kontolnya, lalu Aku mengumpulkan air ludahku. Tapi belum juga Aku membuang ludahku, kulihat kontolnya sudah bergerak, kelihatan kontolnya naik sedikit demi sedikit.
Diameternya makin lama semakin gede, jadi kelihatan semakin gemuk. Dan panjangnya juga bertambah. keren banget melihatnya. Geli di sekujur tubuh melihat itu semua.
Tidak lama kepala kontolnya mulai kelihatan di antara kulupnya. Perlahan-lahan mendesak ingin keluar. Wahh..! Bukan main perasaan senangku waktu itu. Aku benar-benar asyik melihat helm itu perlahan muncul.
Akhirnya bebas juga kepala kontol itu dari halangan kulupnya. Kontol adikku sudah tegang sekali. Menunjuk ke arahku. Warnanya kini lebih merah. Aku jadi terangsang melihatnya. Kualihkan pandangan ke adikku.
Hehe… dia ke arahku. Masih culun nggak..? katanya lagi. Hehe..! Macho kan kak! katanya tetap tersenyum.
Tangannya tiba-tiba turun menuju ke selangkanganku. Walaupun Aku terangsang, tentu saja Aku tepis tangan itu.
Apaan sih dik..! kubuang tangannya ke kanan.

Lebih Hot dan Menarik
https://goo.gl/tzppnG

No comments:

Post a Comment